Entah sejak kapan tepatnya saya jadi (lebih) sering ditemani secangkir white coffee dikala ngobrol sendiri.

4 Okt 2014

Makan sampah

Beberapa hari kemarin saya pengennnn banget makan krengsengan. Tapi krengsengan ini saya masaknya pakai jeroan ayam yaitu ati dan ampela. Kangen masakan di warung langganan saya waktu kuliah dulu hehehe. Jadinya pagi-pagi saya udah belanja bahan, karena Pak suami lagi dinas luar kota saya beli jeroannya cuma 1/4kg aja, secara yang makan cuma saya aja. Krengsengannya seuprit saya pake bumbu instan langsung pake yang saya beli di tukang jual sayur keliling.

Begini krengsengan ala saya, pertama Jeroan ayam saya bersihkan dan saya potong jadi dua supaya ga kegedean. Terus saya goreng sebentar. Sisihkan. Setelah itu saya oseng bumbu instannya setelah harum(sebentar saja karena pada dasarnya bumbu instan itu udah matang) baru saya masukkan jeroan yang sudah saya goreng tadi. Tambah sedikit air rebus sampe bumbu meresap ke dalam daging jeroan. Angkat. Nikmati dengan nasi hangat. Leker bener dah. Selamat mencoba.

Kontroversi jeroan (duh bahasa saya seperti sedang membahas Jupe ato Depe), bagi sebagian orang makan jeroan sungguh sangat nikmat dan menggugah selera namun sebagian orang juga menganggap makan jeroan sebagai makan sampah karena dapat menyebabkan berbagai macam penyakit seperti kolesterol. 

Saya sendiri beranggapan makan apapun kalo pada porsinya alias tidak berlebihan akan baik-baik saja. Dan alhamdulilah saya tidak ada pantang makanan apapun. Suatu kenikmatan yang saya sangat syukuri.

So, yumare sesekali makan jeroan ;)
0

2 Okt 2014

Makanan sumber protein

Tadi pagi sebelum anak-anak bangun saya ada kesempatan nonton acara infotaimen di salah satu televisi lokal. Pas beritanya ada salah satu artis yang didiagnosis kekurangan protein. Ironic isn't it?! Terlepas dari itu yuk kita refresh pengetahuan kita mengenai apa itu protein, gunanya bagi tubuh kita dan jenis makanan apa yang harus kita konsumsi untuk memenuhi kebutuhan protein. 

Protein (asal kata protos dari bahasa Yunani yang berarti "yang paling utama") adalah senyawa organik kompleks berbobot molekul tinggi yang merupakan polimer dari monomer-monomer asam amino yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptida. Molekul protein mengandung karbonhidrogenoksigennitrogen dan kadang kalasulfur serta fosfor. Protein berperan penting dalam struktur dan fungsi semua sel makhluk hidup dan virus. (Sumber: Wikipedia)

Ini beberapa makanan yang memberi asupan protein untuk tubuh kita. Telur, apel, tahu dan tempe, jagung manis. Not expensive at all kan? Untuk refresh info buat kita ibu-ibu, ini ada beberapa makanan sumber protein http://khasiatmanfaatsehat.blogspot.com/2014/03/11-makanan-yang-mengandung-protein-tinggi.html


Soybean (kacang kedelai) merupakan protein nabati yang paling sering ditemukan dalam berbagai masakan berupa tahu, tempe ataupun kecap. Selain dijual dengan harga yang terjangkau, kedelai juga kaya akan kandungan protein. Seseorang yang alergi terhadap susu sapi atau lactose intolerance bisa mengkonsumsi susu kedelai yang kaya akan serat, vitamin dan mineral yang bisa menangkal serangan radikal bebas.
0

25 Sep 2014

Ijah I Need You (Case Closed)

Ijah kembali. Mission accomplished. Cerita pencarian asisten rumah tangga akhirnya usai :) Ijah kembali bekerja di rumah kami. Case closed.
0

12 Sep 2014

Ijah I Need You (part III)

Ga Ada niat untuk nyaingin sinetron sih :D, tapi beneran deh saya sedang gulana dengan masalah per-pembantu-an ini. Terakhir setelah scene pembantu cuma kerja semalam, saya dapat yang "agak" serius. Satu hari, dua hari, tiga hari aman, batin saya "alhamdulilah serius kerja nih orang" dan kejutannya datang di hari ke delapan disaat waktu tidur siang saya. 
PRT : ketok pintu, "mbak"
Saya : di batas sadar dan tidur, saya sempat melirik jam dinding diatas tempat tidur. Mmhh jam 3.05 "iya" saya menjawab 
PRT : saya pamit pulang mbak 
Saya : kondisi 60% sadar saya buka pintu dan keluar menemuinya "ada apa mbak?"
PRT : saya pamit pulang mau lamaran, mendadak, orang tua saya baru kasih kabar tadi malam
Saya : males berargumen, saya langsung iyain aja, sambil mulai hitung berapa yang musti saya bayar untuk jasanya selama seminggu kebelakang dengan kesadaran yang saya paksakan menjadi 100%

Setelah dia pergi dibalik pagar, saya mulai mikir, klo semalam sudah tau kabar bakal ada acara lamaran kenapa baru sekarang dia pamit itupun setelah sodaranya datang menjemput. Ganggu tidur siang saya.

Dengan banyak WHY dikepala saya, tangan saya mulai mencari nomor telepon seseorang, Ijah. Misi saya selanjutnya adalah bring back Ijah, dia sempat sms saya beberapa hari lalu menanyakan apakah saya sudah punya pembantu. 

Percakapan saya dengan Ijah via SMS,
Saya : hai Ijah,  kamu sudah dapat kerja? Ikut saya lagi yuk, pembantu saya yang kemaren pamit pulang katanya mau dilamar orang
Ijah : iya, ibu. Kemaren saya pulang M****a, bapak saya sakit! kalau bapak saya sembuh saya balik s******a. 
Saya : kira-kira kapan ya Jah balik sini?
Ijah : belum tau bu, tunggu bapak saya sehat
Saya : oke jah, saya tunggu ya

Itulah obrolan saya dengan Ijah empat hari lalu dan sampai sekarang belum ada kabar lagi darinya.



0

4 Sep 2014

Ijah I Need You (part II)

Pencarian asisten rumah tangga berlanjut, hingga suatu pagi datang pembantu tetangga sebelah rumah yang nawarin orang untuk kerja jadi pembantu, syaratnya minta dibayar 1juta rupiah/bulan. Weleh sejuta untuk beresin rumah?! Shortly, saya hire si embak dengan bayaran sesuai permintaan. Sore dia datang, saya kenalkan dengan mama dan adik saya yang kebetulan berkunjung ke rumah saya, saya tanya sudah makan malam ato belum, she said "sudah Bu" Dia juga cukup tanggap dengan mengambil sapu setelah melihat lantai dapur kotor, "besok aja mbak, malam-malam jangan nyapu" kata saya "cuma dapur aja koq Bu" Jawabnya. Mudah-mudahkan awet, batin saya . Setelah itu saya jelaskan sedikit tugasnya besok setelah bangun tidur pagi, dia mengiyakan dan terlihat paham.

Paginya, bagai bunga layu sebelum berkembang, saya kaget dia pamit untuk pulang karena bibinya meninggal, dan saya tanya kapan dia akan balik lagi bekerja, she said tidak tau karena nunggu sampai 40 hari. Dan saya artikan dia resign dan tidak bakal kembali.

0

1 Sep 2014

Ijah I Need You

1.30 am
......Dan saya masih belum bisa merem, mulai mengingat-ingat seharian tadi saya masukin apa ya dilambung. Jangan-jangan viagra nih. Jam segini masih ON.
Saya merayap keluar selimut sambil berjingkat keluar kamar, berusaha membuat suara seminim mungkin supaya anak-anak saya tetap terlelap.
Saya membuka notebook saya dan mulai menjelajah dunia maya, halaman blog yang menjadi tujuan pertama saya. Tidak terasa hampir satu halaman penuh saya mengetik menceritakan kejadian saya seharian ini, mulai bangun menyiapkan sarapan untuk suami, mengantar si sulung kesekolah pulang lagi kerumah dan mendengarkannya bercerita tentang kegiatannya bersama teman-temannya kemudian lanjut mengerjakan rutinitas household chores.

Semenjak mbak Ijah pulkam mudik lebaran semua pekerjaan rumah tangga otomatis saya pegang sendiri mulai mencuci sampai membersihkan rumah. Capek? Pasti! Tapi terkadang situasi seperti ini membuat kita sangat-sangat baru menyadari alangkah perlunya kita akan kehadiran asisten rumah tangga. tenaga yang terkuras untuk melakukan semua pekerjaan itu dan belum lagi rasa jenuh yang melanda akibat pekerjaan yang berulang setiap harinya dan terasa tidak ada habisnya membuat kita uring-uringan, setidaknya itu kata suami saya hehehe..

Dan semenjak Ijah ga ada, semua cucian saya berlakukan darurat perang, semua masuk mesin penggiling, termasuk pasukan underware. Dan hasilnya, beberapa t shirt menjadi super melar tak kembali, celana dalam yang awalnya lubang kecil jadi lubang besar.

"Hunting pembantu lagi aja" kata suami. "Udah dua minggu ini kamu senewen, kasian anak-anak" Kata suami memberi alasan. "Mmhh iya sambil cari , tapi aku masih berharap Ijah balik lagi kesini, udah cocok sama dia" Saya pun memberi alasan.

"Kamu kecapekan, jadinya gampang marah. iya kalo Ijah balik, kalo enggak?" Kali ini perkataan suami saya benar sekali. "I know you, dear" godanya ambil mencolek pantat saya.

0

24 Apr 2014

Tetangga

Terinspirasi dari blog sebelah...

Saya tinggal di salah satu lingkungan urban di kota Surabaya. Tau kan tinggal di komplek perumahan ya gitu satu sama lain cuek-cuek care (apa ya istilahnya) cuek tapi ga secuek itu hehehe makin bingung yah. Cocok lah buat saya yang semi introvert, Saya juga bukan tipikal orang yang "nyaman" klo setiap saat harus senyum sana senyum sini, sapa sana sapa sini. Kalo sekedar menyapa dan senyum trus ngilang di balik pagar sih okay tapi klo trus lanjut ngegosip plus afternoon tea yah wow big No mending senyum-senyum didepan notebook deh, lagian saya memang bukan orang yang suka ngegosip terang-terangan. Klo acara ngegosipnya di chat group masih mau nimbrung deh saya, alasannya karena ga bikin risi orang yang ngelihat, coba bandingkan kalo bergosipnya di luar pintu pagar sambil belanja sayur, yang ada tukang sayurnya bete, belanja dikit ngomongnya yang banyak

Saking "cueknya" sama tetangga kadang kita baru tau kalo tetanggaan saat ketemu dan kenalan diluar komplek seperti saat di sportclub ato pasar swalayan deket komplek. Seperti dialog di ruang sauna pusat kebugaran komplek kami.
Ms A: Sering olahraga di sini mbak?
saya  : Lumayan rata-rata seminggu dua kali
Ms A: Rutin juga ya, saya paling ga seminggu sekali kalo pas libur kerja, sini juga rumahnya mbak?
saya  : Iya saya di rambutan
Ms A: Lho saya juga rambutan, nomer berapa rumahnya?
saya  : (Perasaan saya ga enak nih)
Ms A: Deket dong kita, saya rumah ujung gang, kapan-kapan janjian yuk ntar saya jemput supaya semangat exersice nya.
saya  : *nyengir kuda. Tapi saya ga suka kalo disambi ngegosip ya olahraganya (batin saya)



0